Training Pengkajian HAZOP – Dalam industri dengan tingkat bahaya tinggi seperti migas, petrokimia, energi, dan manufaktur proses, kesalahan kecil dapat berujung pada kecelakaan besar.
Oleh karena itu, pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya menjadi keharusan.
Salah satu metode yang telah diakui secara internasional adalah HAZOP (Hazard and Operability Study).
Melalui Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP, tenaga kerja dibekali kompetensi untuk melakukan analisis risiko proses secara mendalam dan terstruktur sesuai standar nasional.
Mairodi Training menghadirkan program pelatihan berbasis kompetensi ini untuk menjawab kebutuhan industri akan personel K3 yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu menerapkan HAZOP secara praktis di lapangan.
Program ini di rancang untuk mempersiapkan peserta mengikuti sertifikasi resmi dari BNSP melalui LSP LSK-K3 ICCOSH.
Apa Itu Training Pengkajian HAZOP?
Training Pengkajian HAZOP adalah pelatihan profesional yang bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi potensi bahaya, penyimpangan proses, serta risiko operasional yang dapat mengancam keselamatan pekerja, aset, dan lingkungan.
Metode HAZOP sendiri menggunakan pendekatan kata kunci (guide words) untuk menelaah setiap tahapan proses kerja, sehingga potensi kegagalan dapat di kenali sejak dini.
Pelatihan ini sangat relevan bagi praktisi K3, engineer, supervisor, maupun personel teknis yang terlibat langsung dalam perencanaan, pengoperasian, atau pengawasan proses industri.
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami konsep HAZOP, tetapi juga mampu menyusun rekomendasi pengendalian risiko yang aplikatif dan dapat di pertanggungjawabkan secara profesional.
Manfaat Mengikuti Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP
Mengikuti Training Pengkajian HAZOP di Mairodi Training memberikan nilai tambah yang signifikan, baik bagi individu maupun perusahaan.
Sertifikasi BNSP yang di peroleh menjadi bukti pengakuan kompetensi secara nasional, sekaligus meningkatkan kredibilitas tenaga kerja di mata manajemen dan regulator.
Beberapa manfaat utama yang akan di peroleh peserta antara lain:
- Mampu menganalisis risiko K3 pada proses industri secara sistematis dan komprehensif
- Memahami teknik penerapan HAZOP sesuai standar dan praktik terbaik industri
- Meningkatkan kesiapan perusahaan dalam memenuhi audit K3 dan persyaratan regulasi
- Mengurangi potensi kecelakaan kerja, kerugian aset, serta gangguan operasional
- Memiliki sertifikat kompetensi resmi dari BNSP yang di akui secara nasional
Unit Kompetensi Training Pengkajian HAZOP
Program pelatihan ini di susun berdasarkan unit kompetensi yang menjadi acuan sertifikasi BNSP, sehingga materi yang di sampaikan benar-benar relevan dengan kebutuhan uji kompetensi.
Adapun unit kompetensi dalam Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP meliputi:
- B.09KKK00.011.3 – Menganalisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Industri Migas
- B.09KKK00.012.3 – Menerapkan Hazard and Operability Studies (HAZOPs) di Tempat Kerja
Dengan cakupan unit kompetensi tersebut, peserta akan di bimbing untuk memahami risiko K3 secara menyeluruh sekaligus mampu menerapkan metode HAZOP secara tepat di lingkungan kerja masing-masing.
Persyaratan Peserta Training Pengkajian HAZOP
Agar pelatihan berjalan efektif dan sesuai standar sertifikasi, terdapat beberapa persyaratan yang harus di penuhi oleh calon peserta.
Persyaratan ini di rancang untuk memastikan peserta memiliki latar belakang yang relevan dengan materi pelatihan dan uji kompetensi.
Persyaratan peserta meliputi pendidikan minimal SLTA/SMK atau sederajat dengan pengalaman kerja di bidang K3 minimal dua tahun, memiliki pengalaman studi atau pengkajian HAZOP di perusahaan atau institusi, atau telah mengikuti pelatihan berbasis kompetensi Pengkajian HAZOP.
Selain itu, peserta juga perlu melengkapi dokumen administrasi seperti pas foto, identitas diri, CV, dan fotokopi ijazah terakhir.
Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S
Sebagai bagian dari penguatan kompetensi K3 di sektor berisiko tinggi, Training Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S juga menjadi pelatihan yang saling melengkapi dengan Pengkajian HAZOP.
Pemahaman terhadap bahaya gas beracun seperti H2S sangat penting dalam proses identifikasi risiko, terutama di industri migas dan petrokimia, sehingga analisis HAZOP dapat dilakukan secara lebih akurat dan komprehensif.
Instruktur Profesional dan Metode Pelatihan
Mairodi Training menghadirkan instruktur dari kalangan trainer LSP dan praktisi K3 berpengalaman, baik dari dunia industri maupun akademik.
Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga studi kasus nyata yang sering terjadi di lapangan.
Metode pembelajaran di buat interaktif agar peserta aktif berdiskusi dan mampu mengaitkan materi dengan kondisi kerja sehari-hari.
Pelatihan tersedia dalam format offline maupun online, memberikan fleksibilitas bagi peserta dari berbagai daerah.
Durasi pelatihan berlangsung selama 3 (tiga) hari, di rancang intensif namun tetap efektif untuk mencapai kompetensi yang di targetkan.
Investasi Training Pengkajian HAZOP di Mairodi Training
Untuk mengikuti Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP, investasi yang di butuhkan adalah:
- Offline: Rp 6.500.000,- per peserta (exclude tax)
- Online: Rp 4.500.000,- per peserta (exclude tax)
Investasi tersebut sudah mencakup berbagai fasilitas penunjang yang mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran.
Fasilitas Lengkap untuk Peserta
Setiap peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari modul training, sertifikat resmi dari LSP LSK-K3 ICCOSH (BNSP), ATK, hingga dokumentasi kegiatan.
Untuk peserta offline, tersedia ruang training ber-AC dengan fasilitas multimedia, makan siang, serta coffee break, sehingga peserta dapat fokus mengikuti pelatihan tanpa gangguan.
Jika Anda ingin meningkatkan kompetensi K3 sekaligus memperoleh pengakuan resmi dari BNSP, Training Pengkajian HAZOP Sertifikasi BNSP bersama Mairodi Training adalah pilihan tepat untuk mendukung keselamatan dan keberlanjutan operasional perusahaan Anda.

