Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja – Kesadaran perusahaan terhadap kesehatan tenaga kerja kini tidak lagi sekadar formalitas.
Risiko kesehatan kerja yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak langsung pada produktivitas, biaya operasional, hingga reputasi perusahaan.
Di sinilah peran tenaga kompeten dalam pengkajian risiko kesehatan kerja menjadi sangat krusial.
Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja Sertifikasi BNSP hadir sebagai solusi bagi profesional K3 yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus mendapatkan pengakuan resmi secara nasional.
Mairodi Training menghadirkan program pelatihan ini secara komprehensif, di rancang sesuai kebutuhan industri dan mengacu pada standar kompetensi yang di tetapkan oleh BNSP.
Pelatihan ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis peserta dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko kesehatan di lingkungan kerja.
Mengapa Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja Sangat Penting?
Setiap tempat kerja memiliki potensi bahaya kesehatan yang berbeda, mulai dari paparan kimia, faktor fisik, biologis, ergonomi, hingga aspek psikososial.
Tanpa pengkajian yang tepat, risiko-risiko tersebut dapat berkembang menjadi penyakit akibat kerja yang merugikan perusahaan dan tenaga kerja.
Melalui training ini, peserta akan memahami bagaimana pendekatan sistematis dilakukan untuk melindungi kesehatan pekerja secara berkelanjutan.
Kompetensi ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan yang ingin memenuhi kewajiban peraturan perundang-undangan K3 serta meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja.
Sertifikasi BNSP sebagai Nilai Tambah Profesional
Sertifikasi BNSP menjadi bukti bahwa seseorang telah di nyatakan kompeten secara nasional.
Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, sertifikasi ini memberikan kepercayaan lebih bagi perusahaan terhadap kemampuan tenaga K3 yang di milikinya.
Program pelatihan dari Mairodi Training di susun berdasarkan skema resmi Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja Sertifikasi BNSP, sehingga peserta tidak hanya siap secara pengetahuan, tetapi juga siap menghadapi uji kompetensi dengan percaya diri.
Unit Kompetensi Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja
Dalam training ini, peserta akan di bekali dengan unit kompetensi yang relevan dan aplikatif di dunia kerja, meliputi:
- Penerapan peraturan perundang-undangan K3 terkait pelayanan kesehatan kerja
- Penilaian potensi bahaya kesehatan di tempat kerja
- Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja
- Pengelolaan pengendalian risiko kesehatan tenaga kerja
- Pelaksanaan program surveilans kesehatan pekerja
Materi di sampaikan secara sistematis agar peserta mampu menghubungkan regulasi, risiko, serta tindakan pengendalian secara nyata di lapangan.
Training Pengkajian HAZOP sebagai Pendekatan Pendukung
Dalam praktik pengendalian risiko, pengkajian kesehatan kerja sering kali berjalan beriringan dengan metode analisis risiko lainnya.
Salah satu pendekatan yang kerap digunakan di sektor industri adalah Training Pengkajian HAZOP, yang membantu peserta memahami identifikasi bahaya secara lebih mendalam pada proses kerja tertentu.
Sinergi pemahaman ini akan memperkuat kemampuan peserta dalam melakukan pengkajian risiko kesehatan secara menyeluruh.
Persyaratan Peserta Training
Program ini di rancang untuk tenaga profesional yang telah memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman di bidang kesehatan atau K3.
Persyaratan peserta antara lain mencakup jenjang pendidikan mulai dari D3 hingga S2, dokter umum dengan pengalaman di bidang K3, serta kelengkapan administrasi seperti identitas diri, CV, dan ijazah terakhir.
Dengan seleksi ini, proses pembelajaran menjadi lebih efektif karena peserta berada pada level kompetensi yang seimbang.
Metode Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja
Mairodi Training menggabungkan metode pembelajaran interaktif, diskusi studi kasus, dan pemahaman praktik terbaik di industri.
Peserta akan di bimbing oleh instruktur berpengalaman yang merupakan trainer LSP serta praktisi K3 aktif di dunia industri dan akademik.
Pendekatan ini memastikan materi tidak berhenti pada konsep, tetapi benar-benar dapat di terapkan di tempat kerja.
Training tersedia dalam format offline maupun online, sehingga memberikan fleksibilitas bagi peserta dari berbagai wilayah dan latar belakang pekerjaan.
Durasi, Investasi, dan Fasilitas Training
Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja Sertifikasi BNSP dilaksanakan selama tiga hari intensif.
Dalam waktu tersebut, peserta akan di persiapkan secara maksimal untuk mengikuti uji kompetensi.
Investasi training di tetapkan secara kompetitif, dengan pilihan:
- Offline: Rp 6.500.000,- (exclude tax)
- Online: Rp 4.500.000,- (exclude tax)
Peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari modul training, sertifikat resmi BNSP melalui LSP LSK-K3 ICCOSH, perlengkapan training, hingga konsumsi dan dokumentasi kegiatan.
Pilihan Tepat untuk Pengembangan Karier K3
Mengikuti Training Pengkajian Risiko Kesehatan Kerja bersama Mairodi Training merupakan langkah strategis bagi profesional K3 yang ingin meningkatkan kapasitas diri sekaligus nilai jual di dunia kerja.
Kompetensi yang di peroleh tidak hanya membantu perusahaan memenuhi regulasi, tetapi juga berkontribusi langsung pada perlindungan kesehatan tenaga kerja secara berkelanjutan.
Jika Anda ingin menjadi bagian dari tenaga ahli yang di akui secara nasional dan di butuhkan industri, pelatihan dari Mairodi Training adalah pilihan yang tepat.

