Training Ahli Muda Manajemen Proyek Sertifikasi IAMPI

Training Ahli Muda Manajemen Proyek Sertifikasi IAMPI

Training Ahli Muda Manajemen Proyek Sertifikasi IAMPI adalah program pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dasar dalam mengelola proyek sesuai standar yang ditetapkan oleh Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI).

Pelatihan ini mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga penyelesaian proyek secara efektif dengan memperhatikan aspek waktu, biaya, mutu, risiko, dan komunikasi.

Program ini ditujukan bagi profesional, supervisor, engineer, maupun calon manajer proyek yang ingin meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses sertifikasi Ahli Muda Manajemen Proyek IAMPI.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen proyek secara sistematis untuk mendukung keberhasilan proyek di berbagai sektor industri.

Cakupan Materi Training Ahli Muda Manajemen Proyek Sertifikasi IAMPI

1. Project Management Framework

  • Pengenalan terhadap beberapa Standar Manajemen Proyek
  • Definisi  Project,    Project    Management,  Program Management, Portfolio Management, PMO, Kode Etik PM, dan Kompetensi PM
  • Project Life Cycle, Project Phase, Project Process, Project Stakeholders

2. Integration Management

Proses  dan  aktivitas  yang  diperlukan  untuk  mengidentifikasikan, mendefinisikan, mengkombinasikan, menyatukan, dan  mengkoordinir berbagai  proses serta aktivitas- aktivitas manajemen proyek  di  dalam Manajemen proyek. Melalui Proses :

  • Penyusunan Project Charter atau Piagam Proyek
  • Penyusunan Rencana Manajemen Proyek
  • Pengarahan dan pengendalian Pekerjaan Proyek
  • Pengelolaan pengetahuan Proyek
  • Pemantauan dan pengendalian pekerjaan proyek
  • Pelaksanaan, pengendalian, perubahan terintegrasi
  • (Penutupan proyek atau fase

3. Project Scope Management

Proses  yang  diperlukan  untuk  memastikan  bahwa  proyek  meliputi seluruh   pekerjaan   yang   diperlukan,   dan   hanya   pekerjaan   yang diperlukan, untuk menyelesaikan proyek agar tercapai sasaran secara sukses. Hal ini  terutama yang terkait dengan penjelasan/penentuan dan pengendalian, mana yang tercakup dan tidak cercakup dalam proyek. Melalui proses :

  • Perencanaan manajemen lingkup
  • Mengumpulkan Persyaratan
  • Penetapan lingkup
  • Pembuatan WBS
  • Validasi Lingkup
  • Pengendalian Lingkup

4. Project Schedule Management

Proses  yang  dibutuhkan  untuk  mengatur  waktu  proyek  sedemikian sehingga proyek selesai tepat waktu. Melalui Proses :

  • Perencanaan manajemen jadwal
  • Devinisi aktivitas
  • Pengurutan aktivitas
  • Estimasi durasi aktifitas
  • Pengembangan jadwal
  • Pengendalian jadwal

5. Project Cost Management

Proses yang melibatkan “planning, estimating, penganggaran dan pengendalian biaya” sedemikian sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Melalui Proses :

  • Perencanaan manajemen biaya
  • Estimasi biaya
  • Penentuan anggaran
  • Pengendalian Biaya

6. Project Quality Management

Proses  manajemen  mutu  proyek  meliputi  seluruh  kegiatan  dari penyelenggara kegiatan yang menetapkan kebijakan mutu, sasaran dan tanggung jawab proyek sehingga proyek  yang telah dikerjakan akan memuaskan kebutuhan. Melalui Proses :

  • Perencanaan kualitas
  • Pengelolaan kualitas
  • Pengendalian kualitas

7. Project Resources Management

Proses dari pengorganisasian dan pengelolaan team proyek. Melalui Proses :

  • Perencanaan manajemen Sumber Daya
  • Estimasi sumber daya aktifitas
  • Pemerolehan sumber daya
  • Pengembangan Tim
  • Pengelolaan Tim
  • Pengendalian sumber daya

8. Project Communication Management

Proses  untuk  menjamin  ketepatan  waktu  dan  kesesuaian  zaman, pengumpulan, pendistribusian, penyimpanan, memperoleh informasi, dan  disposisi terakhir dari informasi proyek. Melalui Proses :

  • Perencanaan manajemen komunikasi
  • Pengelolaan komunikasi
  • Pemantauan Komunikasi

9. Project Risk Management

Pengelolaan Risiko Proyek  meliputi  proses  perencanaan manajemen risiko, identifikasi, analysis, perencanaan respon, dan monitor & pengendalian risiko  pada proyek. Tujuan dari pengelolaan risiko proyek adalah meningkatkan probabilitas dan  dampak    positif  dan  menurunkan  probabilitas  dan dampak negatif kejadian kejadian  di proyek. Melalui Proses :

  • Perencanaan Manajemen Risiko
  • Identifikasi Risiko
  • Analisis Risiko Kualitatif
  • Analisis Risiko Kuantitatif
  • Perencanaan respon Risiko
  • Pelaksanaan respon Risiko
  • Pemantauan Risiko

10. Project Procurement Management

Pengelolaan Proyek Pengadaan termasuk Manajemen Kontrak dan Proses  pengendalian  perubahan  yang  diperlukan  untuk mengembangkan Administrasi Kontrak atau P/O yang dikeluarkan oleh Anggota tim proyek/ yang diberi wewenang. Pengelolaan  Proyek  Pengadaan  juga  termasuk  mengadministrasikan berbagai  kontrak  yang  dikeluarkan  oleh  suatu  organisasi  (Pembeli) yang sedang memerlukan proyek dari suatu organisasi (Penjual), dan mengadministrasikan   kewajiban   secara   kontraktual   terhadap   tim proyek. Melalui Proses :

  • Perencanaan manajemen Pengadaan
  • Pelaksanaan Pengadaan
  • Pengendalian Pengadaan

11. Project Stakeholder Management

Pengelolaan  Stakeholder  Proyek  termasuk  proses  yang di perlukan untuk mengindentifikasi orang orang,kelompok/group, atau organisasi yang akan berdampak pada proyek, untuk meng analisis expetasi stakeholder dan dampaknya pada proyek dan untuk mengembangkan manajemen strategis secara efektif terhadap stakeholder terkait dalam keputusan pelaksanaan proyek. Melalui Proses :

  • Identifikasi Pemangku Kepentingan
  • Perencanaan keterlibatan Pemangku Kepentingan
  • Mengelola stakeholder terkait
  • Pemantauan keterlibatan Pemangku Kepentingan

12. Review

Ujian tertulis Kompetensi dengan 100 Soal Pilihan Ganda dengan Passing grade 68% benar dapat di nyatakan Lulus. Sertifikat di berikan bagi yang lulus untuk jangka waktu 3 tahun dan dapat di perpanjang atau ditingkatkan.

Durasi Training: 3 (Tiga) Hari (Include Assesment)

Metode Training: Online

Waktu Training:

Januari 2026Februari 2026Maret 2026April 2026
5 - 7 Januari 20262 - 4 Februari 20262 - 4 Maret 20266 - 8 April 2026
12 - 14 Januari 20269 - 11 Februari 20269 - 11 Maret 202613 - 15 April 2026
19 - 21 Januari 202618 - 20 Februari 202626 - 28 Maret 202620 - 22 April 2026
26 - 28 Januari 202623 - 25 Februari 202630 Mar – 1 Apr 202627 - 29 April 2026
    
Mei 2026Juni 2026Juli 2026Agustus 2026
4 - 6 Mei 20262 - 4 Juni 20261 - 3 Juli 20263 - 5 Agustus 2026
11 - 13 Mei 20268 - 10 Juni 20266 - 8 Juli 202610 - 12 Agustus 2026
18 - 20 Mei 202617 - 19 Juni 202613 - 15 Juli 202619 - 21 Agustus 2026
 22 - 24 Juni 202620 - 22 Juli 202626 - 28 Agustus 2026
  27 - 29 Juli 2026 
    
September 2026Oktober 2026November 2026Desember 2026
1 - 3 September 20265 - 7 Oktober 20262 - 4 November 20261 - 3 Desember 2026
7 - 9 September 202612 - 14 Oktober 20269 - 11 November 20267 - 9 Desember 2026
14 - 16 September 202619 - 21 Oktober 202616 - 18 November 202614 - 16 Desember 2026
21 - 23 September 202626 - 28 Oktober 202623 - 25 November 202621 - 23 Desember 2026
28 - 30 September 2026  28 - 30 Desember 2026

Harga Investasi/Peserta: Rp. 6.500.000,-(exclude tax)

Persyaratan Training:

  1. Lulusan D3 dengan pengalaman 5 tahun dalam proyek/program/portofolio
  2. Lulusan S1/D4 dengan pengalaman 3 tahun dalam proyek/program/portofolio
  3. Lulusan S2 dengan pengalaman 1 tahun dalam proyek/program/portofolio
  4. Melampirkan :
  • Copy KTP
  • Ijazah legalisir
  • NPWP perorangan
  • Surat pernyataan kebenaran bermaterai
  • Portofolio

Tingkatkan Kompetensi Manajemen Proyek Sekarang!

Keberhasilan sebuah proyek tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada kompetensi sumber daya manusia yang mengelolanya.

Melalui Training Ahli Muda Manajemen Proyek Sertifikasi IAMPI yang di selenggarakan oleh Mairodi Training, Anda akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai prinsip dan praktik manajemen proyek sesuai standar kompetensi yang berlaku.

Program ini menjadi pilihan tepat bagi profesional yang ingin meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Selain menghadirkan berbagai program unggulan, Mairodi Training juga menyediakan Training Of Trainers Instruktur Senior (KKNI Level 5) sebagai solusi pengembangan kompetensi di bidang pelatihan.

Bersama Pelatihan Indonesia, tingkatkan keahlian Anda dan raih sertifikasi yang mendukung perkembangan karier secara profesional.

 

Dapatkan Diskon Tambahan dengan mendaftarkan 3 atau lebih peserta dari 1 perusahaan yang sama!

X